http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/5/54/Seoul_bus_B144.jpg/799px-Seoul_bus_B144.jpg
Pengalaman dari mbak Dyastriningrum ketika mendapat beasiswa untuk belajar di Korea University, Seoul. Praktek kehidupan keseharian di Korea ternyata sudah banyak menggunakan teknologi canggih.
Suatu saat....mbak nya ini ceritanya mau pergi ke kampus menggunakan bus kota, sayangnya tidak kebagian tempat duduk, sehingga terpaksa harus berdiri. Tiba-tiba dia merasakan ada yang sedang menarik-narik tasnya yang ternyata adalah seorang ibu yang duduk di dekatnya... mbak Dyas kaget.....sambil menatap curiga.....mau apa gerangan ....?? tarik menarik tas pun terjadi.
Ibu tersebut akhirnya faham lalu melepaskan tarikannya dan berkata ia ingin membantu dengan memangku tas, agar mbaknya bisa berdiri leluasa tanpa beban. oh ...begitu ya....baik hati sekali padahal tadinya sudah dikira jangan-jangan ......???
Lain lagi cerita Prof.Dr.James Danandjaya beliau akan menghadiri suatu kongres internasional di Korea. Begitu tiba di Bandara Incheon, beliau naik ikut bus jemputan, supir busnya sangat ramah....:) meski bahasa inggrisnya pas-pasan.
Anehnya sewaktu singgah di pemberhentian untuk istirahat, pak supir itu malah mentraktir bapak ini kopi susu kaleng, rupanya ...dia tahu pak profesor nih ngak punya uang ... (maksudnya uang won pak)
Bisa-bisanya seorang supir mentraktir profesor di Korea.....
Korean ternyata ramah juga ya meski pada orang asing sekalipun.....:)
Jadi pada gak sabar ya teman-teman Korean Fans ingin segera berkunjung.
sumber: intisari